Jumat, 26 Agustus 2011
sunflower cry
matahari masih bersinar dengan teriknya. wajah wajah riang seakan tak berhenti berlalu lalang dihadapanku. masih di depan gedung kuliahku. masih disana aku. duduk termangu tak tahu harus berbuat apa lagi. ku coba menghilangkan semua perasaan kacau ini. membuka buku diktat dan mencoba membaca bab yang akan dibahas hari ini. tapi nihil. tak ada 1 kalimat pun yang bisa di cerna otak ku. aku berpindah ke rerumputan kecil di depan ku. tempat dimana ada mereka yang selalu menemaniku. tapi kali ini aku sendirian. aku sendirian dalam menghadapi semua ini. dimana orang yang paling kusayangi saat ini tak mau berada di dekatku. bahkan untuk sekedar berbicara lewat telepon dia enggan. kucoba menghubungi beberapa orang yang yang mungkin saja bisa menenangkan ku. kebanyakan tidak meresponku. beberapa menguatkan ku dan meminta maaf tidak bisa berada di sisiku saat ini. wajahku semaikn keruh mataku berkaca kaca sekarang. tak ada yang bisa ku perbuat. aku menangis . aku menangis sendirian. di tempat dimana semua orang akan melihatku bertingkah bodoh. benar mereka sekarang melihatku. tapi tak ada 1 pun yang peduli. aku bersyukur akan hal itu. setidaknya aku bisa meluapkan semua kegelisahanku sendirian . bagaimana aku menyelesaikan semua ini . orang yang paling aku sayang tidak berpihak padaku. dan aku sendirian. dia pun tak peduli. seolah kehidupan kami sudah berbeda sekarang. aku ingin mengacuhkan nya. tapi semua itu terus ada dalam ingatanku dan menghantui ku.. kenapa aku harus selalu menjadi bunga matahari untukmu ??
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar